RUMAH ADAT 34 PROVINSI | Nama, Gambar, Penjelasan Lengkap

Posted on 107 views
No ratings yet.

Rumah Adat – Indonesia mempunyai 34 provinsi, sehingga Indonesia juga mempunyai 34 rumah adat yang berbeda. Sehingga Indonesia mempuyai budaya yang sangat beragam. Sebelumnya kita sudah membahas mengenai batik nusantara. Kali ini kita akan membahas menganai rumah adat 34 provinsi mulai dari nama, gambar, dan penjelasan lengkap. Simak penjelasan berikut ini.

Macam-Macam Batik Nusantara | Pelajarindo.com

Rumah Adat

Pengertian rumah adat adalah bangunan memiliki ciri khas digunakan untuk tempat tinggal dan hunian suku yang ada di Indonesia. Kebanyakan rumah adat yang ada di Indonesia berbentuk panggung, alasannya adalah menghindari banjir dan binatang luas. Namun ada beberapa ada juga yang berbentuk tertutup agar penghuninya tetap merasa hangat. Rumah adat akan di sesuaikan dengan kondisi alam sekitar.

Selain di sesuaikan dengan alam sekitar, rumah adat juga di pengarui oleh budaya dan adat istiadat atau nilai-nilai agama masyarakat. Sebagian besar rumah adat sekarang di jadikan sebagai tempat tinggal ketua adat atau untuk tempat acara-cara tertentu.

Rumah adat di bangun menggunakan bahan untama yang berasal dari alam. Bahan alami yang di gunakan misalnya bamboo, kayu, tanah liat, batu alam, rumbia, dan pohon ranting kering.

Rumah Adat 24 Provinsi

  1. Rumah Adat Nanggroe Aceh Darussalam “Rumoh Aceh”
  2. Rumah Adat Sumatera Utara “Bolon”
  3. Rumah Adat Sumatera Barat “Gadang”
  4. Rumah Adat Bangka Belitung “Rumah Panggung”
  5. Rumah Adat Jambi “Panggung Kajang Leko”
  6. Rumah Adat Bengkulu “Rakyat”
  7. Rumah Adat Sumatra Selatan “Limas”
  8. Rumah Adat Lampung “Nowou Sesat”
  9. Rumah Adat Banten “Badui”
  10. Rumah Adat Madura “Tanean Lanjhan”
  11. Rumah Adat Jawa Timur “Joglo Situbondo”
  12. Rumah Adat Jawa Tengah “Joglo”
  13. Rumah Adat Jawa Barat “Sunda”
  14. Rumah Adat Jakarta “Kebaya”
  15. Rumah Adat Jogjakarta “Bangsal Kencono”
  16. Rumah Adat Riau “Selaso Jatuh Kembar”
  17. Rumah Adat Kepulauan Riau “Belah Bubung”
  18. Rumah Adat Bali “Gampura Candi Bentar”
  19. Rumah Adat Kalimantan Barat “Panjang”
  20. Rumah Adat Kalimantan Tengah “Betang”
  21. Rumah Adat Kalimantan Timur “Lamin”
  22. Rumah Adat Kalimantan Selatan “Bubungan Tinggi”
  23. Rumah Adat Kalimantan Utara “Baloy”
  24. Rumah Adat Sulawesi Utara “Pewaris”
  25. Rumah Adat Sulawesi Tengah “Tambi”
  26. Rumah Adat Sulawesi Tenggara “Buton”
  27. Rumah Adat Sulawesi Selatan “Tongkonan”
  28. Rumah Adat Gorontalo “Dulohupa”
  29. Rumah Adat Maluku “Baileo”
  30. Rumah Adat Maluku Utara “Sasadu”
  31. Rumah Adat Nusa Tenggara Barat “Dalam Loka”
  32. Rumah Adat Nusa Tenggara Timur “Musalaki”
  33. Rumah Adat Papua “Honai”
  34. Rumah Adat Papua Barat “Mod Aki Aksa”

Dari 34 provinsi yang ada di Indonesia bentuk rumah adat berbeda-beda. Bisa bayangkan begitu banyak keberagaman budaya yang ada di Indonesia. Selain rumah adat ada suku dan Bahasa yang menambah nilai keragaman budaya yang sangat amat banyak.

Menganal banyak rumah adat, Bahasa, suku dan budaya dari tiap-tiap provinsi yang ada di Indoneisa merupakan upaya mengenal kembali bukan hanya budaya daerah sendiri tetapi budaya budaya orang lain juga. Banyak kearifan local dan keindahan local yang tersembunyi disana yang kita bisa pelajari yang tidak ada di pelajaran sekolah.

Di setiap suku, Bahasa, rumah adat dan budaya lainnya mengandung nilai-nilai baik agama, budaya, keberagaman, kedamaian, saling toleransi antar sesame. Sehingga kita bisa memaknai keberagaman budaya yang ada di Indonesia.

Teknik Membuat Batik | PelajarIndo.com

Cara Membuat Batik Tulis | Pelajarindo.com

Terima kasih banyak yaa sudah membaca artikel kami. Semoga kalian mendapatkan apa yang kalian cari pada artikel ini. Salam hangat dari penulis Pelajarindo.com. Jika artikel kami sangat membantu kalian kami merasa senang sekali. Mari kita lebih giat lagi belajar agar kita mendapatkan apa yang kita mau. Terdapat kolom komentar di bawah, kalian dapat bertanya, memberi respon terkait artikel ini, dan bisa juga memberikan saran bagi penulis kami. Thank you so much, see you next artikel.

 

Beri nilai untuk artikel ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *