RUMAH ADAT ACEH | Nama, Gambar, Komponen Lengkap

Posted on 39 views
5/5 (1)

Rumah Adat Aceh – Indonesia mempunyai 34 provinsi, sehingga Indonesia juga mempunyai 34 rumah adat yang berbeda. Sehingga Indonesia mempuyai budaya yang sangat beragam. Sebelumnya kita sudah membahas mengenai batik nusantara. Kali ini kita akan membahas menganai rumah adat 34 provinsi mulai dari nama, gambar, dan penjelasan lengkap. Simak penjelasan berikut ini.

KERAWANG GAYO ACEH | Sejarah, Motif, Jenis, Fungsi, Gambar

Selain di sesuaikan dengan alam sekitar, rumah adat juga di pengarui oleh budaya dan adat istiadat atau nilai-nilai agama masyarakat. Sebagian besar rumah adat sekarang di jadikan sebagai tempat tinggal ketua adat atau untuk tempat acara-cara tertentu.

Rumah adat di bangun menggunakan bahan untama yang berasal dari alam. Bahan alami yang di gunakan misalnya bamboo, kayu, tanah liat, batu alam, rumbia, dan pohon ranting kering.

Rumah Adat Aceh

Pengertian rumah adat adalah bangunan memiliki ciri khas digunakan untuk tempat tinggal dan hunian suku yang ada di Indonesia. Kebanyakan rumah adat yang ada di Indonesia berbentuk panggung, alasannya adalah menghindari banjir dan binatang luas. Namun ada beberapa ada juga yang berbentuk tertutup agar penghuninya tetap merasa hangat. Rumah adat akan di sesuaikan dengan kondisi alam sekitar.

Nama rumah adat aceh adalah rumoh aceh. Rumah adat aceh adalah rumah adat yang berbentuk panggung dengan ketinggian 2,5-3 meter, bagian bawah rumah di pakai sebagai Gudang untuk penyimpanan atau sebagai tempat menenun kain khas aceh yaitu kerawang gayo.

Ruangan rumoh aceh terdiri dari atas serambi (ruang) depan, serambi tengah dan serambi belakang. Serambi depan untuk bersantai dan menerima tamu. Sedangkan serambi tengah untuk kamar-kamar. Serambi belakang untuk dapur dan tempat makan. Ada tambahan yaitu bagian atas di gunakan untuk penyimpanan senjata pusaka keluarga.

Mendirikan rumah adat aceh ada aturan yang berlaku yang di jelaskan dan berlandaskan kitab adat aceh yaitu Meukeuta Alam. Di dalam kitab ini di jelaskan bagaimana bentuk rumah adat aceh dan aturan yang harus di patuhi dalam membangun rumoh aceh. Kitab sebut menjelaskan bahwa “ Tiap-tiap rakyat menderikan rumah atau masjid atau balai-balai atau meunasah pada tiap-tiap tihang di atas putih dibawah para kehendaklah di pakai kain merah putih sedikit”. Bahasa yang di gunakan kitab Meukeuta alam adalah Bahasa kiasan, sehingga sangat sulit di mengerti, bisa tanyakan kepada ketua adat agar paham.

MOTIF BATIK ACEH | Sejarah, Gambar dan Penjelasan – Pelajarindo.com

Gambar Rumah Adat Aceh

Berikut ini adalah gambar rumah adat versi asli dan art, kalian bisa pahami dan cermati:

Komponen Rumah Adat Aceh

Seperti yang sudah di jelaskan di atas bahwa rumah adat aceh terdiri dari beberapa bagian bagian atau serambi. Berikut ini adalah komponen rumah adat aceh antara lain:

1.      Serambi Depan

Serambi depan sering di sebut seuramoe ukeu berfungsi sebagai menerima tamu khususnya laki-laki. Serambi depan terletak pada bagian paling depan rumah. Selain menerima tamu, jika ada tamu laki-laki yang hendak menginap ruangan ini di gunakan untuk tempat tidur tamu laki-laki.

2.      Serambi Belakang

Serambi belakang atau seuramoe likoot berfungsi sebagai menerima tamu perempuan. Letak dari serambi belakang adalah paling belakang rumah. Sama seperti serambi depan, serambi belakang di gunakan tempat tidur bagi tamu wanita.

3.      Rumah Induk

Rumah induk bisa di sebut bagian tengah. Bagian tengah rumah adat aceh di sebut rumoh inong. Lantai rumoh inong di buat lebih tinggi dari serambi depan dan terbagi menjadi dua kamar. Kedua kamar tersebut di pisahkan oleh gang yang menghubungkan serambi depan dan belakng.

4.      Dapur

Dapur atau rumoh dapu sebagai tempat memasak dan tempat makan. Posisi lantai dapur di buat lebih rendah di bandingkan serambi belakang.

5.      Teras

Teras atau seulasa terletak di bagian depan tanpa sekat. Menempel pada serambi depan. Teras di gunakan untuk tempat bersantai.

6.      Lumbung Padi

Lumbung padi atau kroong padee, berfungsi sebagai penyimpanan padi. Sebagian masayarakat aceh bekerja sebagai petani. Namun lembung padi di pisahkan dari rumah adat, di buat di belakng rumah adat atau samping.

7.      Gerbang

Gerbang atau keupale tidak begitu wajib untuk rumah aceh kebanyakan. Namun jika ada gerbang di buat menggunakan kayu dan di payungi oleh bilik di atasnya.

8.      Tiang

4 CABANG SENI | RUPA, MUSIK, TARI DAN DRAMA

Tiang atau tamee adalah hal yang wajib untuk membuat rumah adat aceh. Rumah aceh terdiri dari beberapa tiang yang menjadi penyangga tumpuan utama. Tiang yang di gunakan berdiameter 20-35 cm dan mempunyai tinggi 150-170 cm. jumlah tiang bisa 16, 20, 24 atau 18 batang tiang. Jika menggunakan tiang akan mudah memindahkan rumah tanpa harus bersusah payah membongkarnya.

Dari 34 provinsi yang ada di Indonesia bentuk rumah adat berbeda-beda. Bisa bayangkan begitu banyak keberagaman budaya yang ada di Indonesia. Selain rumah adat ada suku dan Bahasa yang menambah nilai keragaman budaya yang sangat amat banyak.

Menganal banyak rumah adat, Bahasa, suku dan budaya dari tiap-tiap provinsi yang ada di Indoneisa merupakan upaya mengenal kembali bukan hanya budaya daerah sendiri tetapi budaya budaya orang lain juga. Banyak kearifan local dan keindahan local yang tersembunyi disana yang kita bisa pelajari yang tidak ada di pelajaran sekolah.

Di setiap suku, Bahasa, rumah adat dan budaya lainnya mengandung nilai-nilai baik agama, budaya, keberagaman, kedamaian, saling toleransi antar sesame. Sehingga kita bisa memaknai keberagaman budaya yang ada di Indonesia.

RUMAH ADAT 34 PROVINSI | Nama, Gambar, Penjelasan Lengkap

Macam-Macam Batik Nusantara | Pelajarindo.com

Terima kasih banyak yaa sudah membaca artikel kami. Semoga kalian mendapatkan apa yang kalian cari pada artikel ini. Salam hangat dari penulis Pelajarindo.com. Jika artikel kami sangat membantu kalian kami merasa senang sekali. Mari kita lebih giat lagi belajar agar kita mendapatkan apa yang kita mau. Terdapat kolom komentar di bawah, kalian dapat bertanya, memberi respon terkait artikel ini, dan bisa juga memberikan saran bagi penulis kami. Thank you so much, see you next artikel.

Beri nilai untuk artikel ini: