Pengertian Ragam Hias, Motif, Pola, Teknik, Cara Menggambar

Posted on 14 views
No ratings yet.

Ragam Hias – Flora dan fauna adalah kearifan local yang di sebut dengan ragam hias.  Ragam hias dapat kita jumpai di arsitektur rumah, Gedung-gedung, hotel, serta rumah adat. Bentuk bukan hanya gambar saja loh, ada juga patung, pahatan dan lukisan. Ragam hias flora dan fauna di buat menggunakan kayu, kulit, batu, serta tembaga atau besi. Berikut ini kita akan membahas secara lengkap mengenai ragam hias.

KERAWANG GAYO ACEH | Sejarah, Motif, Jenis, Fungsi, Gambar

Pengertian Ragam Hias

Pengertian ragam hias adalah karya seni rupa yang di ambil dari bentuk-bentuk flora (vegetal), Fauna (animal), Figuran (manusia) dan bentuk-bentuk geometris lainnya. Dalam hal ini ragam hias adalah media dua dan tiga dimensi.

Ragam hias atau ornamen merupakan karya seni yang tumbuh dari zaman prasejarah hingga sekarang. Perkembangannya pun cukup pesat dengan faktor lingkungan alam, flora, fauna dan lainnya.

Pada awalnya ragam hias di buat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang suka akan seni. Kebutuhan masyarakat yang bersifat praktis atau bersifat kepercayaan agama. Namun sekarang ragam hias di gunakan sebagai seni rupa yang bisa di nikmati oleh semua orang.

Mengenai kebutuhan agama ragam hias bisa menggunakan stilasi atau pengayaan dengan menyederhanakan objek dibandingkan dengan keindahan. Selain itu ragam hias juga harus di sesuaikan dengan fungsinya.

Motif Ragam Hias

Motif ragam hias adalah objek yang akan bentuk-bentuk karya seni. Dalam hal ini motif ragam hias ada 4 motif yaitu flora, fauna, geometris dan figuratif. Simak penjelasan masing-masing dari motif tersebut:

1.      Ragam Hias Flora

Ragam Hias Flora
Ragam Hias Flora

Ragam hias flora (vegetal) atau tumbuhan dapat kita jumpai pada motif batik, kain sulam, songket dan barang ukiran lainnya. Dari berbegai daerah ada macam-macam motif tumbuh-tumbuhan misalnya paku, bunga melati, bunga mawar, bunga anggrek, bambu, dan rumput-rumputan.

2.      Ragam Hias Fauna

Ragam Hias Fauna
Ragam Hias Fauna

Ragam hias fauna (animal) atau hewan juga banyak kita jumpai pada batik, kain, sulam, barang ukiran, patung, dan kain songket. Hewan yang sering di gunakan adalah gajah, ayam, cicak, burung, ikan dan lainnya. Daerah yang sering menggunakan motif hewan adalah Yogyakarta, bali, Sumatra, Sulawesi dan papua. Selain motif yang bagus, motif hewan juga sebagai iconic untuk daerah misalnya gajah Lampung, Komodo NTT, burung cendrawasih Papua.

7 Macam Kain Bali | Motif, Jenis, Fungsi, Gambar

3.      Ragam Hias Geometris

Ragam Hias Geometris
Ragam Hias Geometris

Ragam hias geometris adalah ragam bentuk seni yang berbentuk geometris yang kemudian disesuaikan dengan imajinasi seseorang. Motif ini biasanya menciptakan bentuk motif-motif baru. Hanya bentuk garis-garis lengkung atau lurus sudah menjadi motif untuk motif geometris. Daerah yang biasanya menggunakan motif geometris adalah Kalimantan, Sulawesi, jawa dan papua. Motif ini akan terus berkembang dengan pesat.

4.      Ragam Hias Figuran

Ragam Hias Figuran
Ragam Hias Figuran

Ragam hias fiugan adalah ragam hias berupa objek manusia. Ragam hias banyak kita jumpai pada patung-patung bahan kayu atau batu.

Pola Ragam Hias

Pola ragam hias adalah bentuk atau motif yang tersusun membentuk suatu gambar atau pahatan yang menjadi objek. Banyak susunan pola yang berulang-ulang dengan teratur, terukur, dan memiliki keseimbangan. Pola yang geometris bisa segi empat, segitiga, zig-zag, garis silang, dan lingkatan.

Bentuk yang bukan geometris adalah bentuk fauna atau flora biasnaya di ulang-ulang atau di susun beraturan atau tidak beraturan tetapi tetap memperhatikan keindahan.

Teknik Menggambar Ragam Hias

Seperti yang sudah di jelaskan di atas, bahwa gambar ragam hias bisa menggunakan flora, fauna, geometris dan manusia. Mengambar tergantung dengan imajinasi atau contoh yang sudah ada. Bentuk gambar ragam hias bisa berupa pengulangan atau acak. Namun ada beberapa aturan yang perlu di perhatikan jika ingin menggambar ragam hias:

  • Ada pola ragam hias yang akan di gambar
  • Menyiapkan alat dan media gambar
  • Buat sketsa terlebih dahulu pola gambar di bidang lain
  • Setelah itu sketsa itu di jiplak atau di bentuk ulang pada bidang sungguhan
  • Mewarnai

1.      Menggambar Ragam Hias Flora

Sketsa daun
Sketsa daun

Ragam hias flora bisa di contohkan daun. Sebelumnya harus membuat sketsa terlebih dahulu kemudian perhatikan tulang daunnya. Setelah jadi bisa di ambil pengulangan dengan bentuk daun yang sama. Kalian bisa menggunakan pola pengulangan maupun sulur-suluran.

Berikut ini tahapan menggambar ragam hias Flora antara lain:

  • Tentukan objek gambar Flora yang ingin di gambar
  • Siapkan alat media gambar
  • Buat lah pola atau sketsa terlebih dahulu
  • Jiplak sketsa tersebut
  • Beri warna yang sesuai misalnya hijau untuk daun

2.      Menggambar Ragam Hias Fauna

Sketsa Burung
Sketsa Burung

Menggambar ragam hias fauna menggunakan objek hewan misalnya gajah, jerapah, burung, atau cicak. Pola ragam hias flora juga bisa di gabungkan dengan fauna. Berikut ini tahapan menggambar ragam hias fauna antara lain:

  • Tentukan objek gambar fauna yang ingin di gambar
  • Siapkan alat media gambar
  • Buat lah pola atau sketsa terlebih dahulu
  • Jiplak sketsa tersebut
  • Beri warna yang sesuai

Baca Juga:

KAIN ENDEK | Sejarah, Pengertian, Fungsi, Motif, Gambar

FUNGSI KAIN SONGKET | Simbolik dan Filosofi

Terima kasih banyak yaa sudah membaca artikel kami. Semoga kalian mendapatkan apa yang kalian cari pada artikel ini. Salam hangat dari penulis Pelajarindo.com. Jika artikel kami sangat membantu kalian kami merasa senang sekali. Mari kita lebih giat lagi belajar agar kita mendapatkan apa yang kita mau. Terdapat kolom komentar di bawah, kalian dapat bertanya, memberi respon terkait artikel ini, dan bisa juga memberikan saran bagi penulis kami. Thank you so much, see you next artikel.

“Sertakan Allah atas segala urusan mu”

Referensi:

Penulis            : Eko Purnomo, Deden Haerudin, Buyung Rohmanto, Julius Juih.

Penerbitan       : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud

Judul               : Seni Budaya

Kelas               : VII

Beri nilai untuk artikel ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *