PENGERTIAN MUSIK KLASIK | Ciri-Ciri, Fungsi, Contoh, Tokoh

Posted on 20 views
5/5 (1)

Pengertian Musik Klasik – Budaya daerah yang ada di Indonesia sangat beragam termasuk musiknya. Seni musik awalnya sebagai upacara keagamaan atau upacara adat tertentu. Sebelumnya kita sudah membahas mengenai musik kontemporer. Kali ini kita akan membahas menganai pengertian musik klasik.

JENIS-JENIS MUSIK KONTEMPORER

Pengertian Musik Klasik

Pengertian musik klasik adalah musik rakyat pilihan yang dikembangkan dipusat-pusat pemerintahan masyarakat lama misalnya ibu kota kerajaan dan kesultanan. Di Indonesia banyak ibu kota lama menjadi ibu kota provinsi sehingga tempat tersebut menjadi pusat pembinaan seni budaya daerah.

Budaya daerah yang ada di Indonesia sangat beragam termasuk musiknya. Seni musik awalnya sebagai upacaa keagamaan atau upacara adat tertentu. Namun sekarang sudah berkembang di masyarakat yang di kemas lebih menarik untuk di perdengarkan.

Musik klasik di wariskan dari generasi ke generasi beriringan dengan kehidupan sehari-hari, termasuk upacara adat. Musik daerah di bagi menjadi dua yaitu musik daerah dan musik klasik.

Musik ansambel | Alat Musik Ritmis, Melodis, Harmonis

Musik klasik memiliki kewibawaan yang tinggi di bandingkan dengan musik kerakyatan. Karena musik klasik memiliki fungsi yang lain yaitu diterapkan pada upacara adat kerajaan dan lebih sakral. Jenis musik ini tidak sembarangan di ciptakan, musik yang di ciptakan oleh komponin-komponis yang tertata dengan aturan yang baku.

Aturan baku yang di pakai adalah pemakaian notasi, aturan syair, pengayaan vocal atau cengkok, ritme, dan instrument yang di tata sebagai panduan musik klasik. Aturan ini yang membedakan musik daerah dengan gamelan sunda maupun bali.

Berikut ini adalah beberapa tokoh dunia yang menjadi tokoh musik klasik Johann Pachelbel, Johann Sebastian Bach, Johann Sebastian Bach, Georg Friedrich Handel, Wolfgang Amadeus Mozart.

Ciri-Ciri Musik Klasik

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri musik klasik antara lain:

  1. Dinamika yang lembut kemudian menuju keras (Cressendo) atau sebaliknya
  2. Ornament atau hiasan di batasi pemakaian, seningga tidak terlalu menonjol
  3. Tempo yang diperlambat di sebut ritardado dan sebaliknya di sebut accelerand
  4. Akord yang di gunakan hanya 3 nada
  5. Harmoni akord yang di bunyikan secara bersamaan

Fungsi Musik Klasik

Berikut ini adalah beberapa musik klasik antara lain:

  1. Meningkatkan IQ
  2. Mengurangi resiko gangguan jiwa atau stress
  3. Dapat membantu dalam proses relaksasi kehamilan
  4. Menghilangkan nyeri pasca opersai
  5. Mengembangkan otak pada manusia
  6. Meningkatkan daya ingat manusia
  7. Lebih tanggap dan cepat merespon
  8. Lebih memaksimalkan kinerja otak kanan
  9. Perhatian visual lebih meningkat
  10. Mengurangi resiko tidak bisa tidur
  11. Menurunkan tekanan darah yang berlebihan

Contoh Musik Klasik

Berikut ini adalah contoh musik klasik luar negeri antara lain:

  1. Ode to Joy diciptakan oleh Beethoven
  2. Sadness of The Heart diciptakan oleh Yanni
  3. Sonata (ABC) diciptakan oleh Mozart
  4. March Turkish diciptakan oleh Mozart
  5. Canon In D Major diciptakan oleh Pachelbel
  6. River Flows In You diciptakan oleh Yurama
  7. Andante In F Major diciptakan oleh Beethoven
  8. Love Story Piano diciptakan oleh Beethoven

Baca Juga:

KARAKTERISTIK MUSIK KONTEMPORER

FUNGSI MUSIK KONTEMPORER

Terima kasih banyak yaa sudah membaca artikel kami. Semoga kalian mendapatkan apa yang kalian cari pada artikel ini. Salam hangat dari penulis Pelajarindo.com. Jika artikel kami sangat membantu kalian kami merasa senang sekali. Mari kita lebih giat lagi belajar agar kita mendapatkan apa yang kita mau. Terdapat kolom komentar di bawah, kalian dapat bertanya, memberi respon terkait artikel ini, dan bisa juga memberikan saran bagi penulis kami. Thank you so much, see you next artikel.

Beri nilai untuk artikel ini:

4 thoughts on “PENGERTIAN MUSIK KLASIK | Ciri-Ciri, Fungsi, Contoh, Tokoh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *