Pengertian Quality Control (QC), Tugas dan Tanggung Jawab Quality Control (QC)

Posted on

Pengertian Quality Control (QC) Tentu sobat tidak asing atau mungkin sering mendengar kata Quality Control (QC). Namun, apakah sobat sudah mengetahui Pengertian Quality Control (QC), Tugas Quality Control (QC) dan Tanggung Jawab Quality Control (QC)? Nah,pada artikel kali ini, Pelajarindo.com membahas tentang Pengertian Quality Control (QC), Tugas Quality Control (QC), Tanggung Jawab Quality Control (QC), Syarat Menjadi Quality Control (QC), Keahlian Quality Control (QC) secara detail dan lengkap. Selain itu juga akan dibahas secara singkat mengenai perbedaan Quality Control (QC) dan Quality Assurance (QA).

Quality Control (QC)

Pengertian Quality Control (QC)

Tentu kita sering mengalami bingung dalam mengetahui perbedaan Quality Control (QC) dan Quality Assurance (QA), karena kedua hal tersebut merupakan hal yang mirip dari segi katanya dan keduanya juga memang terdapat pada departemen yang sama di dalam suatu perusahaan. Nah, letak yang menjadi perbedaan Quality Control dan Quality Assurance tersebut terdapat pada tugas-tugasnya, walaupun kedua hal tersebut terdapat dalam departemen yang sama. Secara umum tugas Quality Assurance (QA) adalah sebagai penjamin kualitas, sedangkan tugas Quality Control (QC) adalah sebagai pengendali kualitas.

Baca Juga:

Pengertian Quality Assurance (QA), Tugas dan Tanggung Jawab Quality Assurance (QA)

Perbedaan Quality Assurance (QA) dan Quality Control (QC)

Lalu apa itu pengertian Quality Control (QA)?

Quality Control atau biasanya sering disingkat dengan kata QC. Adapun pengertian Quality Control (QC) secara singkat memiliki pengertian sebagai pengendali mutu. Quality Control (QC) ini diperlukan dalam berbagai bidang industri, mulai dari manufaktur sampai proses produksi.

Adapun pengertian Quality Control (QC) menurut beberapa ahli adalah sabagai berikut:

1) Pengertian Quality Control menurut Dr. K. Ishikawa adalah:

“Suatu kegiatan meneliti, merancang, mengembangkan, serta memenuhi kepuasan pelanggan, memberikan pelayanan yang baik yang mana pelaksananya melibatkan seluruh kegiatan dalam perusahaan tersebut mulai dari pimpinan teratas hingga karyawan pelaksana”.

2) Pengertian Quality Control menurut Feightboum adalah:

“Suatu sistem yang efektif untuk mengintegrasikan kegiatan-kegiatan pemeliharaan dan pengambangan mutu dalam suatu organisasi untuk dapat diperoleh produksi dan servis dalam tingkat yang paling ekonomis dan memuaskan konsumen”.

3) Pengertian Quality Control menurut Ishita Nobuyuki adalah:

“Aktivitas memperbaiki dan memelihara pelayanan dan produk yang ditawarkan kepada perusahaan, quality control tidak hanya menjadi tanggung jawab bagian quality control saja, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh karyawan atau pihak yang ada dalam organisasi tersebut dalam memecahkan masalah ini”.

Tugas Umum Quality Control (QC)

Quality Control (QC) tentunya memiliki tugas-tugas yang harus dikerjakan atau diselesaikan oleh seorang Quality Control (QC). Adapun tugas Quality Control (QC) adalah melakukan pemeriksaan secara visual untuk menguji dari setiap produk. Pemeriksaan produk dapat berlangsung baik pada sebelum, selama dan sesudah proses produksi dilakukan. Pengujian ini dilakukan secara manual, atau juga ada yang menggunakan bantuan teknologi.

Quality Control (QC) tidak hanya melakukan kegiatan pemeriksaan saja, akan tetapi Quality Control (QC) juga mempunyai tanggung jawab dalam melakukan pemantauan dan menjalankan peralatan-peralatan inspeksi. Selain itu juga Quality Control (QC) merekam kemudian melakukan analisis data kualitas dari produk yang diproduksi perusahaan tersebut.

Secara lebih spesifiknya, Quality Control (QC) adalah orang yang memiliki tugas untuk menjalankan penelitian atau meneliti produk baik selama proses produksi, baik itu sebelum, pada saat, dan sesudah dilakukannya proses produksi. Tujuannya adalah untuk memperoleh stsobatr kualitas pada produk-produk tersebut agar sesuai dengan diharapan oleh perusahaan. Tugas dari Quality Control (QC) meliputi monitoring, kemudian uji tes dan juga melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Tugas Quality Control (QC)

Setelah Sobat membaca uraian singkat di atas, Sobat tentu sudah dapat dapat memperkirakan apa saja tugas dari seorang Quality Control (QC) dalam perusahaan. Akan tetapi, secara spesifik tugas Quality Control (QC) tergantung pada bidang industri dari tempat orang tersebut bekerja. Sehingga antar Quality Control (QC) di masing-masing perusahaan tentu memiliki tugas yang berbeda-beda sesuai dengan jenis industri perusahaan. Akan tetapi, secara garis besar tugas sari seorang Quality Control (QC) adalah:

“Mengendalikan kualitas atau mutu serta menguji produk sesuai dengan stsobatr kualitas perusahaan.”

Quality Control (QC) memiliki kewenangan untuk menerima bahkan menolak produk perusahaan yang akan dipasarkannya. Apabila produk yang dihasilkan dari perusahaan tersebut tidak memenuhi kelayakan maka Quality Control (QA) dapat saja menolak produk tersebut untuk dipasarkan, dan tidak peduli terhadap proses produksi dan sesulit apapun pembuatan produk tersebut dilakukan oleh perusahaan.

Tanggung Jawab Quality Control (QC)

Setelah Sobat mengetahui dan memahami pengertian Quality Control (QC) beserta tugas Quality Control (QC) dari uraian di atas, Sobat juga harus mengetahui tanggung jawab dari seorang Quality Control (QC). Adapun Tanggung jawab Quality Control (QC) adalah sebagai berikut:

  1. Mendokumentasi inspeksi dan juga tes pada produk perusahaan.
  2. Menganalisis, memantau, kemudian menguji serta meneliti seluruh produk.
  3. Merekomendasikan terhadap perusahaan agar melakukan pengolahan ulang pada setiap produk yang memiliki kualitas rendah.
  4. Memonitoring proses dalam pembuatan produk.
  5. Melakukan verifikasi terhadap kualitas produk.
  6. Memantau perkembangan seluruh produk yang diproduksi.
  7. Memastikan setiap barang yang diproduksi telah memiliki kualitas yang telah memenuhi stsobatr yang ditetapkan perusahaan.
  8. Melakukan analisis serta mendokumentasikan produk yang dapat digunakan kembali sebagai referensi mendatang.

Syarat Menjadi Quality Control (QC)

Untuk dapat menjadi seorang Quality Control (QC) tentu harus memenuhi ketentuan atau syarat untuk menjadi Quality Control (QC). Adapun persyaratan Pendidikan serta pengalaman Quality Control (QC) adalah ijazah sekolah tinggi atau Diploma ataupun Sarjana bidang yang sesuai dengan pekerjaan di atas. Dia harus memiliki keterampilan komunikasi yang baik lisan dan tertulis. Dia harus baik dalam perhitungan aritmatika dan memiliki bakat mekanik bila diperlukan. Pengalaman lebih dari 2 tahun biasanya diperlukan untuk menjadi Quality Control (QC) di lapangan diperlukan. Kemampuan untuk menggunakan komputer dan utilitas juga wajib dimiliki Quality Control (QC). Dengan program pelatihan dan sertifikasi yang ditawarkan oleh organisasi-organisai internasional dapat membantu untuk mendapatkan pekerjaan sebagai Quality Control (QC). Hal ini juga dianjurkan untuk memiliki pengetahuan kerja departemen lain dari perusahaan dan aturan dan peraturan yang dapat membantu untuk mempertahankan stsobatr kualitas dengan cara yang lebih efektif.

Keahlian Quality Control (QC)

Keahlian Quality Control (QC) harus didasarkan pada inspeksi visual dari suatu kualitas produk. Seorang Quality Control (QC) dituntut untuk memiliki keahlian-keahlian tertentu agar dapat menjadi seorang Quality Control (QC). Adapun keahlian Quality Control (QC) yang harus dimiliki adalah dia harus memiliki pendekatan profesional mengenai metode jaminan kualitas dan mampu menggunakan alat-alat canggih untuk tujuan ini. Quality Control (QC) juga harus memiliki keterampilan dokumentasi profesional untuk proses jaminan kualitas. Kualitas yang diinginkan dalam setiap produk saat ini. Oleh karena itu, Quality Control (QC) dibutuhkan dalam setiap bidang perusahaan seperti pertanian, konstruksi, peralatan medis, transportasi dan berbagai bidang lainnya. Quality Control (QC) harus dapat bekerja sama dengan departemen-departemen lainnya seperti departemen produksi, departemen manufaktur, departemen pengepakan dan departemen pemasok.

Demikianlah pembahasan Pelajarindo.com mengenai Pengertian Quality Control (QC), Tugas Quality Control (QC) dan Tanggung Jawab Quality Control (QC) secara detail dan lengkap. Semoga Sobat dapat memahaminya dengan baik. Terimakasih telah berkunjung, ayo baca juga-artikel-artikel menarik lainnya.

Artikel menarik lainnya:

Pengertian CRM (Customer Relationship Management) Menurut Para Ahli

Pengertian Visi dan Misi | Pelajarindo.com

Pengertian CSR (Corporate Social Responsibility) Lengkap dengan Pembahasannya | Pelajarindo.com

Cara Menyembunyikan Folder di Komputer Tanpa Software | Pelajarindo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *